YOU CAN GET ALL

Tuesday, 14 September 2010

GPS GARMIN PENYEBAB KEBAKARAN MOBIL

untaianberita
Selasa, 14/09/2010

Sebabkan Kebakaran, GPS Merek Garmin Ditarik dari Pasaran RI
Muhammad Ikhsan - detikinet

GPS (leftlane)
Jakarta - Diyakini dapat menyebabkan kebakaran, distributor resmi GPS dengan merek Garmin terpaksa harus menarik perangkat navigasi asal Amerika ini dari pasaran Indonesia.

Garmin melakukan penarikan terhadap beberapa unit perangkat GPS terutama GPS tipe Nuvi 200W, 250W, 260W dan Nuvi seri 2xx dan 7xx (xx yakni 2 digit nomor).

GPS merek Garmin itu berpotensi overheating dan bisa menyebabkan kebakaran. Hal buruk yang tidak bisa dihindari adalah api bisa saja menyambar ke kabin penumpang yang dapat menyebabkan mobil terbakar.

"Kami Dunia Marine Internusa selaku distributor resmi yang ditunjuk oleh Garmin Corp dengan ini menanggapi permasalahan yang terjadi terhadap beberapa unit Nuvi seri 2xx dan 7xx," tulis Garmin Indonesia dalam pernyataan resminya, Selasa (14/9/2010).

"Sebagai bentuk terimakasih dan keperdulian kami terhadap pecinta produk Garmin, maka kami akan melakukan perbaikan terhadap unit yang termasuk dalam daftar recall dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," tambah Garmin.

"Selanjutnya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kebakaran, pihak Garmin mengharapkan konsumen yang menggunakan GPS Garmin menghubungi di hotline 021-6903130 pada hari kerja dengan jam operasional dari pukul 9:00 – 15:00 WIB," tukas distributor resmi GPS merek Garmin di Indonesia ini.

Di Indonesia sendiri distributor ini menjual beragam tipe GPS Garmin seri Nuvi seperti 205wi, 205i, 200wi, 200i, 550i, 710i dan 760 serta berbagai tipe GPS untuk berbagai keperluan.

Dan seperti diberitakan sebelumnya, dua pabrikan mobil yakni Suzuki dan Nissan di Amerika Serikat sampai harus menarik mobil-mobil yang menggunakan perangkat GPS dengan merek Garmin karena ditenggarai menjadi penyebab kebakaran mobil.

Sementara, distributor Daihatsu, Astra Daihatsu Motor (ADM) menyatakan tidak menggunakan perangkat GPS asal Amerika tersebut. "Kita aman, karena tidak pakai produk Garmin," kata Integrated Marketing Communication Dept PT ADM Linda.

Begitu pun produsen mobil Mercedes-Benz Indonesia. "Secara OEM tidak, tapi biasanya suka ada yang nambahin," tukas Senior Officer External Affair PT Mercedes-Benz Indonesia Dwi Parileksono Purwanggoro.

Selain di Indonesia, Garmin juga menarik produk portable GPS ini dari pasaran di berbagai belahan dunia lain seperti Amerika, Kanada, Amerika Selatan, Eropa, Timur Tengah, Afrika, berbagai negara di Asia dan Australia

No comments:

Post a Comment