YOU CAN GET ALL

Saturday, 21 August 2010

Tim khusus buru perampok

KLATEN - Hingga Jumat (20/8) pagi tadi aparat kepolisian dari Polres Klaten, yang telah membentuk tim khusus, terus memburu kawanan perampok dua kilogram emas dari Toko Emas Bokor Emas di Desa Jerangjero, Karanganom, Klaten kemarin. Polisi juga meminta keterangan saksi-saksi, termasuk istri pemilik toko Nurhasyim (37) yang menjadi korban penembakan.

Kapolres Klaten AKBP Agus Jaka Santoso saat dihubungi Wawasan Jumat pagi tadi menyatakan, tim yang dibentuk terus memburu dan koordinasi dengan polres-polres lain untuk segera meringkus perampok. ”Masyarakat saya minta bersabar, kejahatan ini pasti akan segera terungkap,” pintanya.

Saat ditanya dari kelompok mana perampok nekat yang bereaksi di siang bolong, Kapolres menyatakan sampai saat ini belum ada petunjuk yang jelas. ”Tapi dari keterangan saksi-saksi akan mempercepat penangkapan. Yang jelas sekitar dua kilogram perhiasan berhasil dibawa kabur kawanan penjahat,” tambah dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djoko Erwanto mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus perampokan di Klaten. Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang ada saat kejadian.

”Kami masih mendalami dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Identitas pelaku sedang kami lacak,” katanya. Untuk mengantisipasi terjadinya kasus kejahatan lainnya, Kabid Humas meminta masyarakat untuk lebih waspada.

Nekat
Kawanan perampok nampaknya semakin menggila menjelang Lebaran, setelah kasus di Medan, di Purworejo, Banyumas dan Cilacap, kemarin giliran Klaten. Kawanan yang berjumlah empat orang itu melenggang meninggalkan tempat kejadian, Sementara korban yang tertembak pahanya dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten. Polisi jajaran Polres Klaten melakukan pemburuan terhadap para pelaku tindak kejahataan tersebut.

Perampokan itu terjadi sekitar pukul 12.30, korban bersama isterinya Anik Nurmayawati (31) bermaksud mengemasi perhiasan yang mereka jual. Saat akan memasukan perhiasan emas yang berada di dua kotak ke dalam mobil, dua pengendara sepeda motor yang berboncengan mendatangi toko emas tersebut.

Tanpa basa basi, seorang dari empat kawanan penjahat langsung membidikkan senjata api laras pendek ke bagaian paha korban. ”Setelah dua kali kena tembakan korban Nurhasyim jatuh tersungkur. Sebelum menguras isi etalase kawanan perampok menodongkan pistol ke arah saya,” ungkap Sartini (54), salah seorang saksi mata. K.17/K.21/h/nov-pu

No comments:

Post a Comment