YOU CAN GET ALL

Thursday, 8 July 2010

JEGAL SUAMI sebelum PENSIUN


- Marmoyo, 52, pantas marah. Orang sealim dia dituduh istri berzina dan kawin lagi, padahal sejatinya tidak. Ini kan sama saja pembunuhan karakter. Paling fatal, tuduhan miring ini dikirimkan kepada atasannya di Pemda Jateng. Ini kan sama saja Rochyati, 46, istrinya mau menjegal karier PNS-nya yang tinggal 4 tahun.

Sebagai pegawai negeri, jika tidak di pos basah mana bisa kaya. Marmoyo yang bekerja di bagian Rumahtangga Pemda Jateng, sangat menyadari hal ini. Karenanya, sebelum masa pensiun itu tiba, dari sekarang dia mulai banyak menabung. Koleksi sejumlah rumah kontrakan, dan tanahnya di berbagai tempat. “Kalau sudah pensiun bisa apa? Penghasilan tinggal sedikit, yang banyak tinggal kentutnya….,” kata Marmoyo belum lama ini.

Tapi sayang seribu sayang, niat baiknya tak seiring dengan istri. Tak jelas di bagian mana mereka tak berbanding lurus, yang pasti pasangan suami istri ini sudah beberapa waktu lamanya pisah rumah dalam rangkai perceraian. Istri dan anak-anak tinggal di rumah lama, dan Marmoyo memilih kehidupan solo karier di rumahnya yang lain. Apa-apa kini dilakukan sendiri. Pagi-pagi sebelum berangkat kerja, dia harus mencuci sendiri kayak iklan Rinso tahun 1970-an!

Sebagai lelaki normal sebetulnya Marmoyo sangat kesepian jauh dari istri. Tapi dia masih bisa mengontrol dorongan libidonya itu. Mau “jajan” tidak berani, mau kawin lagi juga tak nafsu karena berharap rumahtangganya bisa diperbaiki lagi. Sebagai manusia beriman, Marmoyo mengendalikan tuntutan “Si Jendul” cukup dengan banyak berpuasa sesuai hadits Nabi. “Sabar ya Ndul, nanti kalau ibu sudah pulang, kamu boleh kemaruk…,” kata Marmoyo menghibur sang ponakan.

Tiba-tiba beberapa hari lalu warga Pedurungan Kidul Semarang ini dipanggil atasanya di kantor. Ternyata bukan urusan dengan pekerjaan. Marmoyo hanya diklarifikasi, sesuai dengan surat yang dilayangkan Rochyati istrinya ke kantor suami. Benarkah PNS yang tinggal 4 tahun masa kerjanya itu berzina? Benarkah Marmoyo kawin lagi? Dan surat yang dikirim Rochyati pada atasa suami memang begitu.

Marmoyo sempat terguncang oleh tuduhan istrinya itu. Kok tega-teganya dia mengirim surat tidak berdasar pada fakta yang sebenarnya. Kapan dia selingkuh, dan kapan dia kawin lagi? Istrinya sekarang yang mana, orang sejak pisah rumah dengan bininya dia benar-benar “nganggur” total. “Tanyakan saja pada “Si Jendul”, sudah berbulan-bulan dia merengek melulu,” batin Marmoyo sedih.

Marmoyo kini benar-benar merasa dipermalukan oleh istrinya. Untuk membuktikan bahwa fitnes lebih kejam dari pembunuhan, kini dia mengadu ke Polres Semarang dengan mengusung pasal pencemaran nama baik, sekaligus perbuatan tidak menyenangkan.

Ketika masih akur, biasanya perbuatan yang mengasyikkan. (SM/Gunarso TS)

Nah Ini Dia

No comments:

Post a Comment