YOU CAN GET ALL

Thursday, 4 November 2010

Pengungsi Merapi Kekurangan CD dan BH


untaianberita

Pengungsi akibat letusan Gunung Merapi tak hanya penampungan sementara, makan dan minum serta pakaian. Pengungsi yang meninggalkan seluruh harta bendanya akibat amukan Merapi, juga butuh pakaian dalam. Apalagi pengungsi perempuan, sangat membutuhkan BH dan celana dalam karena tak sempat membawanya saat berburu waktu melawan wedus gembel.

Kebutuhan akan daleman tersebut diungkapkan pengungsi yang mayoritas perempuan . Mereka mengaku, sejak hari pertama mengungsi yakni Selasa (26/10/2010) mereka tak sempat membawa satu pakaian pun, termasuk pakaian dalam.

”Gimana sempat mau bawa pakaian Mas, lha wong panik dan tidak kepikiran lainnya. Jangankan pakaian dalem, pakaian luar saja nggak bawa,” jelas Sugiyah, pengungsi di barak pengungsian yang berada di Dusun Grobolan ,Desa Umbul Martani, Kecamatan Ngemplak.

Di barak tersebut, pengungsi berasal dari lima dusun yakni Dusun Gendong, Kopeng, Jambu,Ketung dan Kali adem.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto yang di temui di lokasi pengungsian mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah mengupayakan menyalurkan bantuan berupa BH dan CD kepada para pengungsi sebanyak 80 lusin dari hasil sumbangan para donatur yang terdapat di Posko Utama Pakem,Sleman.

”Kita sudah upayakan semuanya untuk menyalurkan semua bantuan yang ditelah ada diPosko Pusat maupun sumbangan secara langsung, pokoknya jangan ditanya masalah ukurannya pas atau tidak yang di penting di pakai saja,” jelas Heri sambil tertawa kecil.

Selain mendapatkan mendapatakn bantuan berupa CD dan BH, pihaknya juga menyalurkan makanan dan minuman secara langsung bagi para pengungsi di barak pengsungsian Dusun Grobolan ,Desa Umbul Martani, Kecamatan Ngemplak.

No comments:

Post a Comment