YOU CAN GET ALL

Friday, 20 August 2010

Riset MarkPlus Insight & Marketeers Kegelisahan dan Hasrat Kaum Youth, Women dan Netizen



Jakarta - Tanggal 11 Januari 2010 terasa sangat sakral karena kalau disingkat menjadi 01-10-01. Pada tanggal tersebut tim di Marketeers (komunitas pemasar di Indonesia) menyelenggarakan New Wave Marketing Power Lunch di kampus MarkPlus Institute of Marketing (MIM) di Jakarta.

Acara makan siang tersebut memang betul-betul "bertenaga kuat" maka tak salah kalau disebut Power Lunch.


Kenapa? Pertama, acara tersebut menghadirkan Menkominfo Tifatul Sembiring, yang hadir untuk mendengarkan langsung diskusi panel terhadap tiga kekuatan baru di pemasaran yaitu para pemuda-pemudi (The Youth), kaum wanita (The Women), dan para Netizen. Kalau biasanya Menteri diundang datang untuk memberikan pemaparan, di acara kali ini Menteri yang diundang datang diminta untuk mendengarkan aspirasi dari anak muda, kaum perempuan, dan para Netizen di Indonesia.

Kedua, acara makan siang tersebut diselenggarakan terbatas hanya untuk 50 orang, dihadiri oleh pimpinan redaksi media konvensional dan online, bloggers ternama, kalangan selebritis yang relevan, Influencer dari berbagai komunitas terkait dengan youth, women, dan netizen, kalangan pemasar, dan komunitas pemasaran yang tergabung dalam Marketeers.

Topik pembahasan dari panel diskusi itu sendiri fokus pada satu hal yaitu pergeseran yang tengah terjadi seiring dengan masuknya kita ke alam New Wave, di mana muncul kekuatan baru. Posisi The Senior 'disodok' oleh The Youth. Kaum pria (The Men) semakin 'tersudut' dan 'disodok' oleh kaum wanita (The Women). Peranan The Citizen semakin tergeser oleh The Netizen. Inilah yang kami di MarkPlus, Inc sebut sebagai The Anatomy of New Wave Culture.

Lantas, kenapa The Youth, The Women dan The Netizen ini saya sebut sebagai The three New Wave Subcultures? Ya, karena ketiganya memang punya sikap, paradigma dan perilaku yang berbeda. Akan tetapi tetap saja, ketiganya berada dalam payung New Wave Culture. Sebuah budaya baru yang ditimbulkan oleh Teknologi New Wave yang horizontal.

Apa gunanya Anda mengerti The Anatomy of New Wave Culture ini? Ada tiga saja tapi sangat menentukan!

Pertama, Lead The Youth if you want to win the Mind-share…
Kedua, Manage The Women if you want to win the Market-Share…
Ketiga, Organize The Netizen if you want to win the Heart-Share...

Ketiga hal itulah yang menjadi pokok bahasan kolom MarkPlus Insight bersama Marketeers di Detik.com kali ini. Selama beberapa bulan ke depan, kami akan membahas temuan riset di lapangan mengenai fenomena kegelisahan dan hasrat terpendam konsumen muda, perempuan, Netizen di Indonesia.

Artikel mengenai konsumen Youth, ditulis berdasarkan analisa hasil riset sindikasi terhadap hampir 800 responden anak muda di 6 kota besar di Indonesia, SES A-B, Umur 16-35, yang dilakukan bulan Februari-Maret 2010 oleh MarkPlus Insight berkerjasama dengan Komunitas Marketeers.

Artikel mengenai konsumen Women, ditulis berdasarkan analisa hasil riset terhadap 1300 responden perempuan di 8 kota besar di Indonesia, ses A-D, Umur 16-50, yang dilakukan bulan Mei-Juli 2010 oleh MarkPlus Insight berkerjasama dengan Komunitas Marketeers.

Kumpulan artikel ini nantinya akan dijadikan buku yang akan ditulis bersama oleh tim Markplus, Marketeers, dan pembaca detik.com. Buku dengan judul ”Anxieties & Desires: What Youth, Women, Netizen in Indonesia Really Want?” ini akan diluncurkan pada saat MarkPlus Conference 2011 di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta pada tanggal 16 Desember 2010.

Selamat mengarungi marketing di era New Wave! Pahami kegelisahan dan hasrat terpendam Youth, Women, dan Netizen!

Join the conversation on facebook.com/TheMarketeers atau Twitter di @the_Marketeers

Hermawan Kartajaya - detikFinance

No comments:

Post a Comment