YOU CAN GET ALL

Sunday, 24 October 2010

Prajurit Kopassus Lawan Dukun Pijat

untaianberita

Prajurit Kopassus Tewas Dibekap Dukun Pijat
Si dukun mengaku membunuh karena korban belum membayar uang pengobatan.
Rabu, 25 Agustus 2010, 08:36 WIB
Amril Amarullah
foto ilustrasi pembunuhan
BERITA TERKAIT

VIVAnews - Identifikasi forensik yang dilakukan Kepolisian Resort Sukoharjo terhadap jenazah Kopral Dua Santoso, anggota TNI AD Grup 2 Kopassus Kandang Menjang, Kertasura, menyimpulkan ia dibunuh belum lama ini dengan cara dibekap.

Sebagaimana telah diberitakan, Santoso yang seorang prajurit komando terlatih itu tewas dibunuh seorang dukun pijat bernama Yulianto. Dalam aksinya, sebelum membunuh, pelaku terlebih dahulu memberikan minuman yang terbuat dari bunga kecubung. Tujuannya agar korban terlelap tidur.

"Saat tidur itulah, pelaku menghabisi korban hingga tewas, dengan cara dibekap. Korban tidak bisa melawan karena lemas akibat cairan itu," kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Sukiono, Rabu, 25 Agustus 2010.

Saat diperiksa polisi, Yulianto mengakui hanya membunuh dua orang dengan motif utang piutang. Ia juga mengaku membunuh prajurit Kopassus itu karena korban belum membayar uang pengobatan meski telah delapan kali berobat.

"Saat ditanya sih, alasannya karena masalah hutang piutang," kata Sukiono.

Begitu pula dengan korban lainnya, Sugiyo. Yulianto juga membunuhnya dengan cara yang sama, lima tahun lalu.

Sebelum dibunuh dengan cara dibekap, Sugiyo juga diberi ramuan dari bunga kecubung yang membuat korban lemas. "Alasannya pun sama, soal hutang, karena kesal, lalu dibunuh," ujar Sukiono.

Polisi terus menggali keterangan dari keluarga korban dan juga saksi-saksi lainnya, termasuk anak dan istri si dukun pijat. Aparat juga terus mendalami kemungkinan ada korban lain. (Laporan: Fajar Sodiq, Solo | kd)

• VIVAnews

No comments:

Post a Comment