YOU CAN GET ALL

Wednesday, 15 September 2010

Kapolda Metro Jaya dan Gubernur Jabar Bahas Jemaat HKBP

untaianberita

Hukum & Kriminal / Rabu, 15 September 2010 13:59 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Inspektur Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengadakan pertemuan guna membahas persoalan izin tempat ibadah jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Rapat, Rabu (15/9) siang, itu juga melibatkan Walikota Bekasi Mochtar Muhammad. Hal itu diutarakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (15/9).

Boy mengatakan, pertemuan itu akan membahas persoalan izin lokasi untuk tempat peribatan jemaat HKBP di Ciketing, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, serta mengantisipasi bentrok susulan antara jemaat dengan kelompok masyarakat. Boy menjelaskan, pertemuan juga akan membahas solusi untuk memfasilitasi penyediaan lokasi ibadah dan menanggulangi kasus penganiayaan terhadap jemaat HKBP.

"Termasuk membahas perkembangan penyidikan terhadap kasus penusukan kelompok masyarakat terhadap jemaat HKBP," katanya. Boy menyatakan, penyidik juga akan menentukan status dari Ketua Dewan Pengurus Wilayah Front Pembela Islam Bekasi, MB, terkait penusukan jemaat HKBP. "Status MB masih saksi, siang nanti akan ditentukan apakah menjadi tersangka atau tidak," ujarnya.

Sebelumnya, Asiah Lumbuan Toruan (49) dan pendeta jemaat HKBP Luspida (40) menjadi korban penusukan dari sekelompok orang tidak dikenal di Jalan Raya Pondok Timur Asam, Kelurahan Cikeuting, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, 12 Agustus 2010, pukul 08.45 WIB.

Asiah Lumbuan Toruan menderita luka tusuk pisau di bagian perut kanan, sedangkan Pendeta Luspida menderita luka memar pada bagian kening sebelah kiri. Kedua korban tindak kekerasan itu dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur guna menjalani perawatan intensif.(Ant/DOR)

No comments:

Post a Comment