YOU CAN GET ALL

Thursday, 8 July 2010

Mereka Bukan ARIEL dan LUNA


– Orang sekarang bawaannya curiga melulu. Ada makhluk laki perempuan membersihkan rumah kosong, dikiranya selingkuh. Saat digerebek Andri – Wiwik memang hanya mengenakan pakaian dalam, tapi itu karena mereka sedang ngepel dan mengapur kamar. Padahal bayangan warga, macam Ariel – Luna Maya dalam video.

Sikap masyarakat bisa dibentuk karena situasi. Di kala musimnya orang suka menipu, gerak-gerik orang baru dikenal selalu diwaspadai, jangan-jangan itu bagian dari sebuah aksi kejahatan. Maklumlah, penjahat sekarang makin kreatif saja memanfaatkan tehnologi. Orang pasang iklan jual mobil atau tanah karena butuh, malah dikerjai uangnya di bank hanya lewat HP. “Saya sudah lihat tanah Bapak, dan harganya setuju. Tolong sebutkan nomer rekeningnya saya mau transver uang,” kata penipu. Bagi yang belum pengalaman, hatinya langsung berbunga-bunga. Tapi yang sudah pengalaman, paling memaki: ndhasmu atos!

Warga Perumnas Tulungmili Kelurahan Bumi Ilir Kecamatan Kotabumi Lampung Utara, termasuk yang sangat tinggi kewaspadaan nasionalnya. Terlalu sering mereka menghadapi aksi kejahatan, sehingga apapun yang tidak lazim di depan mata, pasti dicurigai. Seperti yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Ketika nampak dua sejoli masuk sebuah rumah kosong dan lama baru meninggalkan rumah tersebut, pikiran mereka langsung yang mboten-mboten saja. “Jangan-jangan mereka praktek video mesum Ariel – Luna Maya….,” begitu dugaan ngeres penduduk.

Di sebuah rumah kosong di kompleks tersebut, akhir-akhir ini memang sering dimasuki wanita dan lelaki muda. Yang lelaki berusia sekitar 30 tahun, dan perempuanya lebih muda sedikit dan lumayan cantik. Kulit putih bodi seksi, dan betis kayaknya juga mbunting padi. Yang menarik perhatian penduduk, mereka masuk selalu sekitar pukul 10.00 dan keluar bersama sekitar pukul 15.00. Dalam tempo selama itu, bila mereka berbut mesum pastilah bisa dua rit tiga rit. Apa lagi jikalau ngejar setoran!

Hari kedua dan ketiga, jadwalnya juga tak berubah. Sehubungan dengan begitu maraknya aksi selingkuh di mana-mana, penduduk pun mulai menduga ke arah situ. Karenanya mereka lalu lapor Pak RT, agar diadakan tindakan seperlunya. Sebagai RT yang baik, temuan warga tersebut segera ditindak lanjuti. Mereka lalu mengadakan rapat bersama, membahas laporan warga. “Kalau hanya orang demenan, masih lumayan. Jangan-jangan mereka kaum teroris yang mau mengacau kampung kita,” kata seorang penduduk seperti iya-iyao.

Beberapa hari lalu, kembali pasangan mencurigakan itu masuk rumah kosong. Penduduk pun stelling (siap-siap) dan penggerebekan dilakukan. Ketika Pak RT masuk rumah, didapati keduanya hanya mengenakan pakaian dalam. Lelakinya sedang ngapur kamar, perempuannya ngepel lantai. Mereka pun terkaget-kaget ketika dituduh berbuat mesum di rumah kosong. Padahal kata sosok yang bernama Andri dan Wiwik tersebut, mereka karyawan sebuah perusahaan yang ditugasi bossnya untuk membersihkan rumah itu, karena mau dikontraknya.

Saat diadakan uji materi, ternyata semuanya klop. Pemilik rumah mengakui, dan bos Wiwik – Andri memang ada tokohnya, bukan fiktif sebagaimana Julianto dalam sidang Anggodo. Mereka pun lalu dapat Surat Penghentian Penyidikan. “Lain kali lapor dulu sama Pak RT, kenapa. Biar tidak dicurigai yang enggak-enggak,” kata Pak RT.

Wah, padahal kadung mikir yang serem-serem. (LP/Gunarso TS)

No comments:

Post a Comment